Cara Cek Legalitas Perusahaan Secara Online: Panduan Resmi Agar Terhindar dari Penipuan
![]() |
| Ilustrasi verifikasi legalitas perusahaan secara mandiri via online |
TRANSISI — Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai penawaran investasi maupun jasa yang beredar, terutama yang belum memiliki kejelasan legalitas. Pengecekan legalitas perusahaan menjadi langkah awal yang penting sebelum melakukan transaksi atau kerja sama.
Saat ini, proses verifikasi dapat dilakukan secara mandiri melalui sejumlah sistem resmi pemerintah yang dapat diakses secara online.
Pentingnya Memastikan Legalitas Perusahaan
Legalitas merupakan indikator utama untuk mengetahui apakah suatu perusahaan beroperasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Perusahaan yang terdaftar secara resmi umumnya memiliki data yang dapat ditelusuri secara terbuka melalui sistem pemerintah.
Langkah ini menjadi penting untuk meminimalisir risiko penipuan, khususnya pada penawaran investasi atau kerja sama yang menjanjikan keuntungan dalam waktu singkat.
1. Cek Melalui AHU Online
Pengecekan pertama dapat dilakukan melalui sistem Administrasi Hukum Umum (AHU) yang dikelola oleh Kementerian Hukum dan HAM.
Masyarakat dapat mengakses situs resmi AHU dan memasukkan nama perusahaan untuk melihat status badan hukum, seperti Perseroan Terbatas (PT) atau bentuk usaha lainnya.
Perusahaan yang terdaftar biasanya memiliki informasi yang jelas dan dapat diverifikasi secara terbuka.
2. Verifikasi Nomor Induk Berusaha (NIB) di OSS
Selain AHU, perusahaan yang beroperasi secara resmi juga diwajibkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
NIB berfungsi sebagai identitas usaha sekaligus bukti bahwa kegiatan usaha telah terdaftar secara administratif.
Pengecekan dapat dilakukan melalui portal OSS dengan memasukkan data perusahaan yang bersangkutan.
3. Konfirmasi Melalui Layanan Resmi OJK
Khusus untuk penawaran investasi atau layanan keuangan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui layanan resmi Otoritas Jasa Keuangan.
OJK menyediakan layanan informasi, termasuk melalui kanal komunikasi seperti WhatsApp, untuk membantu masyarakat memastikan apakah suatu entitas terdaftar atau termasuk dalam daftar investasi ilegal.
Langkah ini penting terutama jika terdapat penawaran dengan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.
4. Menelusuri Rekam Jejak Digital
Selain melalui sistem resmi, masyarakat juga dapat menelusuri rekam jejak perusahaan melalui pencarian digital. Informasi seperti ulasan pengguna, pemberitaan media, maupun keluhan konsumen dapat menjadi bahan pertimbangan tambahan.
Meski demikian, informasi dari sumber digital tetap perlu diverifikasi agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.
Catatan Redaksi
Pengecekan legalitas merupakan langkah preventif yang dapat dilakukan oleh setiap individu sebelum melakukan transaksi atau investasi.
Dengan memanfaatkan sistem resmi yang tersedia, masyarakat dapat mengurangi risiko serta meningkatkan keamanan dalam bertransaksi.
TRANSISI mendorong pentingnya literasi digital dan kehati-hatian dalam menyikapi setiap penawaran yang beredar di ruang publik.
Oleh : redaksi
